ADVERTISEMENT

Erosi Krueng Babahrot Ancam Lahan Warga, Safaruddin Siapkan Penanganan Dua Tahap

Erosi mengikis lahan perkebunan warga di sekitar Krueng Babahrot, Desa Cot Seumantok, Babahrot, Abdya. [Foto: Fitria Maisir/INS].
Ringkasan Berita
  • Safaruddin menyiapkan penanganan dua tahap untuk mengatasi erosi Krueng Babahrot yang terus mengikis lahan produktif warga.
  • Pengaman tebing sepanjang 2.500 meter di Cot Seumantok diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp70,657 miliar dan diusulkan ke Pemerintah Aceh serta pusat.
  • Pemkab Abdya juga mengusulkan pengaman tebing 2.000 meter di Pante Cermin dengan kebutuhan sekitar Rp60,185 miliar untuk mengurangi risiko banjir dan longsor.

Inisiatif Logo, Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menyiapkan penanganan erosi yang mengikis lahan perkebunan masyarakat di Dusun Lhung Mane, Desa Cot Seumantok, Kecamatan Babahrot.

Bupati Abdya Dr Safaruddin mengatakan pemerintah daerah telah mengoordinasikan penanganan persoalan tersebut dengan Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat. Menurut dia, penanganan erosi di sepanjang Krueng Babahrot membutuhkan langkah bertahap, mulai dari kebutuhan mendesak hingga pembangunan pengaman tebing secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

“Sudah diusulkan, baik di tingkat daerah, provinsi maupun di tingkat pusat. Mohon bersabar,” kata Safaruddin, Minggu (23/8/2026).

Safaruddin mengatakan, untuk kebutuhan mendesak, Pemerintah Kabupaten Abdya akan mengalokasikan penanganan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK), termasuk upaya normalisasi sungai.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, penanganan jangka panjang telah diusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Sumber Daya Air Provinsi Aceh, serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Abdya Rahwadi mengatakan pembangunan pengaman tebing di Desa Cot Seumantok membutuhkan anggaran yang cukup besar.

ADVERTISEMENT

Menurut Rahwadi, pembangunan pengaman tebing sepanjang 2.500 meter diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp70,657 miliar. Nilai tersebut dinilai melampaui kemampuan APBK sehingga pemerintah daerah mengusulkannya kepada Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat.

“Penanganan menyeluruh membutuhkan anggaran besar. Karena itu, kita meminta bantuan Pemerintah Pusat dan Pemprov Aceh,” kata Rahwadi.

Rahwadi yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Abdya mengatakan Bupati Safaruddin telah berkoordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum dan anggota Komisi V DPR RI terkait sejumlah rencana pembangunan infrastruktur di Abdya.

ADVERTISEMENT

Rencana tersebut antara lain pembangunan jalan dua jalur, pengembangan irigasi sayap kanan, serta penanganan sejumlah aliran sungai, termasuk Krueng Babahrot.

Menurut Rahwadi, penanganan tersebut diperlukan sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko banjir dan longsor serta melindungi kawasan di sekitar aliran sungai yang rawan tergerus ketika debit air meningkat.

“Beliau (Bupati Safaruddin) sudah mengusulkan kepada Menteri PU untuk sejumlah rencana pembangunan, seperti jalan dua jalur, pengembangan irigasi sayap kanan, serta penanganan beberapa aliran sungai, termasuk Krueng Babahrot,” ujarnya.

Selain di Desa Cot Seumantok, pemerintah daerah juga mengusulkan pembangunan pengaman tebing di Desa Pante Cermin, Kecamatan Babahrot.
Proyek pengaman tebing di kawasan tersebut direncanakan sepanjang 2.000 meter dengan perkiraan kebutuhan anggaran sekitar Rp60,185 miliar.

Pemerintah Kabupaten Abdya berharap dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dapat mempercepat penanganan erosi di kedua kawasan tersebut.

Penanganan dinilai penting karena erosi telah mengancam lahan produktif masyarakat di sekitar Krueng Babahrot. Selain itu, penguatan tebing diharapkan dapat mengurangi risiko kerusakan akibat banjir dan longsor terhadap permukiman serta infrastruktur di sekitar aliran sungai.

Pemerintah daerah meminta masyarakat bersabar sembari menunggu proses koordinasi dan pengusulan penanganan tersebut berjalan.[]

Editor : Yurisman
ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT