ADVERTISEMENT

Bupati Safaruddin Ajak Warga Abdya Jaga Shalat dan Makmurkan Masjid

Bupati Aceh Barat Daya, Safaruddin, menyampaikan tausiah subuh di hadapan jamaah Masjid Baitul Qahar, Gampong Durian Rampak, Kecamatan Susoh, Rabu (19/8/2026). [Foto: Istimewa].
Ringkasan Berita
  • Bupati Safaruddin mengajak warga Abdya menjaga shalat dan menjadikannya sebagai prioritas dalam kehidupan sehari-hari.
  • Generasi muda didorong memakmurkan masjid dengan rutin melaksanakan shalat berjamaah sebagai upaya memperkuat kedisiplinan dan persatuan umat.
  • Orang tua diminta membiasakan anak shalat sejak dini agar nilai agama dan akhlak tertanam dalam kehidupan sehari-hari.

Inisiatif Logo, Blangpidie – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mengajak masyarakat untuk menjaga shalat dan memakmurkan masjid sebagai bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang berakhlak, disiplin, dan penuh kebersamaan.

Ajakan itu disampaikan Safaruddin saat memberikan tausiah subuh di Masjid Baitul Qahar, Gampong Durian Rampak, Kecamatan Susoh, Rabu (19/8/2026), setelah melaksanakan shalat subuh berjamaah bersama masyarakat.

ADVERTISEMENT

Di hadapan jamaah, Safaruddin menegaskan bahwa shalat tidak boleh dipandang sebatas kewajiban rutin seorang muslim. Menurutnya, shalat merupakan pondasi utama yang dapat membentengi diri dari perbuatan keji dan mungkar sekaligus membentuk karakter masyarakat yang berakhlakul karimah.

“Shalat adalah tiang agama. Jika ibadah shalat dijaga dengan baik dan konsisten, tatanan kehidupan sosial masyarakat juga akan menjadi lebih tenteram dan penuh keberkahan,” ujar Safaruddin.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan, shalat memiliki banyak hikmah selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Melalui shalat, umat Islam dapat memohon pertolongan sekaligus membangun keteguhan diri untuk menjauhi berbagai perbuatan yang bertentangan dengan nilai agama.

Safaruddin juga mengingatkan bahwa shalat merupakan amalan pertama yang akan dihisab pada hari kiamat. Karena itu, ia meminta masyarakat menjadikan shalat sebagai prioritas dalam kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

Safaruddin secara khusus mengajak generasi muda Abdya untuk lebih aktif meramaikan masjid dan membiasakan diri melaksanakan shalat berjamaah tepat waktu.

Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga ruang untuk memperkuat silaturahmi, persatuan, dan kepedulian antarwarga.

“Memakmurkan masjid menjadi kunci utama dalam membangun kedisiplinan serta menjaga persatuan umat,” katanya.

ADVERTISEMENT

Ia berharap syiar Islam terus hidup dari tingkat gampong. Kebiasaan berkumpul dan beribadah bersama di masjid dinilai dapat mempererat hubungan masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun Abdya.

Selain mengajak masyarakat memakmurkan masjid, Safaruddin juga mengingatkan para orang tua agar membiasakan anak-anak mengerjakan shalat sejak dini.

Ia mengutip sejumlah riwayat dan tausiah yang menganjurkan agar anak mulai diarahkan dan dibiasakan melaksanakan shalat lima waktu sejak usia tujuh tahun.

“Anak usia tujuh tahun harus dipaksa untuk shalat,” ungkapnya.

Safaruddin menilai pembiasaan sejak dini penting untuk membentuk karakter dan kedisiplinan anak sehingga nilai-nilai agama tidak hanya dipahami secara teori, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Usai menyampaikan tausiah, Safaruddin bersama Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, Plt Sekda Amrizal, para asisten, staf ahli, kepala SKPK, serta unsur terkait lainnya melanjutkan silaturahmi dengan masyarakat setempat sembari menikmati sarapan pagi bersama.[]

Editor : Yurisman
ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT