ADVERTISEMENT

Bupati Safaruddin Salurkan Bantuan UEP untuk 70 KPM, Targetkan Penghasilan Warga Naik

Bupati Abdya Safaruddin menyerahkan bantuan usaha produktif berupa mesin jahit kepada salah satu penerima manfaat, Minggu (16/8/2026). [Foto: Fitria Maisir/INS]
Ringkasan Berita
  • 70 KPM terima bantuan UEP dari Pemkab Abdya melalui Dinas Sosial untuk mengembangkan usaha kios dan menjahit.
  • Safaruddin menargetkan penghasilan penerima meningkat, dari sekitar Rp30–40 ribu menjadi Rp70–100 ribu per hari melalui usaha produktif.
  • Program diperluas pada 2027 menjadi 150 penerima, disertai verifikasi dan pendampingan agar bantuan benar-benar menjadi sumber pendapatan baru.

Inisiatif Logo, Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyalurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 70 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan.

Bantuan tersebut disalurkan secara simbolis oleh Bupati Abdya Safaruddin melalui Dinas Sosial di Kantor Dinas Sosial Abdya, Minggu (16/8/2026). Penyerahan turut dihadiri Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, Plt Sekda Amrizal dan Kepala Dinas Sosial Abdya Iin Supardi.

ADVERTISEMENT

Safaruddin menegaskan, bantuan UEP harus menjadi modal produktif yang mampu mendorong penerima meningkatkan penghasilan. Pemerintah tidak ingin bantuan berhenti sebagai pemberian sesaat tanpa menghasilkan perkembangan usaha.

“Semua ini kita berikan agar usaha para penerima manfaat benar-benar mendongkrak penghasilan mereka. Kalau dulunya mereka hanya mendapat penghasilan sehari Rp30 sampai Rp40 ribu, ke depan kita upayakan meningkat menjadi Rp70 hingga Rp100 ribu per hari,” kata Safaruddin.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, program UEP merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki usaha yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Safaruddin juga memastikan program tersebut akan diperluas pada 2027. Pemkab Abdya memproyeksikan jumlah penerima meningkat dari 70 menjadi 150 orang.

ADVERTISEMENT

Bantuan akan diarahkan untuk berbagai jenis usaha, antara lain kios, menjahit, serta usaha keterampilan seperti pembuatan kue.

“Tahun depan pemerintah Abdya akan memproyeksikan 150 penerima manfaat bantuan UEP, apakah itu bentuk usaha ekonomi bagi para pelaku kios atau pelaku keterampilan lain seperti mesin jahit dan bahan perlengkapan memasak kue,” ujarnya.

Safaruddin menegaskan, penyaluran bantuan ke depan akan disertai pendampingan dan pemantauan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuan dan mampu mengembangkan usaha penerima.

ADVERTISEMENT

Ia juga mengingatkan penerima agar tidak menjual bantuan ataupun menggunakannya untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.

“Gunakan bantuan ini benar-benar untuk keperluan usaha. Jangan sampai bantuan yang diberikan dijual atau digunakan untuk kebutuhan makanan sehari-hari,” tegasnya.

Pastikan Penerima Tepat Sasaran

Kepala Dinas Sosial Abdya Iin Supardi mengatakan, sebanyak 70 orang menerima bantuan UEP pada 2026. Dari jumlah tersebut, 50 penerima merupakan pelaku usaha kios dan 20 lainnya merupakan pelaku usaha menjahit.

Program tersebut bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2026. Nilai bantuan sekitar Rp13 juta untuk penerima usaha mesin jahit dan sekitar Rp13 juta untuk pelaku usaha kios.

Iin mengatakan seluruh penerima telah melalui proses verifikasi lapangan dan masuk dalam kategori desil 1 hingga 5.

“Penerima manfaat ini sudah kita lakukan verifikasi ke lapangan dan sesuai dengan desil 1 sampai 5. Kami juga dapat memastikan penerima bantuan ini benar-benar sudah layak,” katanya.

Ia menegaskan, UEP diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan pengembangan ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan kemiskinan.[]

Editor : Yurisman
ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT