ADVERTISEMENT

Mualem Lepas Kloter Pertama Calon Jemaah Haji Aceh

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, saat memberikan sambutan sekaligus melepas keberangkatan kloter pertama Calon Jemaah Haji (CJH) Aceh tahun 2026, di Asrama Haji, Banda Aceh, Selasa, (5/5/2026). [FOTO: HUMAS PEMERINTAH ACEH].
Ringkasan Berita
  • Gubernur Aceh Muzakir Manaf melepas kloter pertama CJH Aceh sebanyak 393 jemaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh.
  • Mualem menekankan pentingnya membersihkan hati, menjaga kesehatan, serta kesiapan lahir dan batin dalam menjalankan ibadah haji.
  • Total CJH Aceh 2026 mencapai sekitar 5.500 orang dalam 14 kloter, dengan masa tunggu haji sekitar 26 tahun.

Inisiatif Logo, Banda Aceh — Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, secara resmi melepas keberangkatan kloter pertama calon jemaah haji (CJH) Aceh di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Selasa (5/5/2026). Pelepasan ini menjadi penanda dimulainya perjalanan ribuan jemaah Aceh menuju Tanah Suci tahun ini.

Dalam arahannya, Mualem menekankan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin yang menuntut kebersihan hati. Ia mengingatkan para jemaah untuk meninggalkan sifat hasad, dengki, dendam, dan kesombongan sebelum menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

ADVERTISEMENT

“Jangan curiga kepada sesama, bersihkan hati. Itu menjadi salah satu bagian penting dalam kesempurnaan ibadah haji,” ujar Mualem di hadapan ratusan jemaah.

Kloter pertama ini terdiri dari 393 jemaah yang berasal dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Mereka dijadwalkan menjadi rombongan awal dari total sekitar 5.500 CJH Aceh yang terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter) pada musim haji 2026.

ADVERTISEMENT

Selain kesiapan mental, Mualem juga menyoroti pentingnya kesiapan fisik. Ia mengingatkan bahwa rangkaian ibadah haji seperti tawaf, sai, dan lempar jumrah membutuhkan stamina yang prima. Karena itu, jemaah diminta menjaga kesehatan, kesabaran, serta keikhlasan selama menjalani seluruh proses ibadah.

“Fokus kita adalah ibadah. Mudah-mudahan saat wukuf, Allah menerima seluruh amal ibadah kita dan kita kembali seperti bayi tanpa dosa,” katanya.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan tersebut, Mualem juga menyampaikan adanya potensi dukungan dana wakaf Baitul Asyi bagi jemaah haji Aceh, yang diperkirakan berkisar antara 2.500 hingga 3.000 riyal pada tahun ini.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Aceh, Arijal, mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar haji di Aceh saat ini mencapai sekitar 140 ribu orang. Masa tunggu keberangkatan pun masih cukup panjang, yakni sekitar 26 tahun, meskipun telah mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya yang mencapai 34 tahun.

Ia juga menyebutkan bahwa jemaah tertua tahun ini berasal dari Langsa dengan usia mencapai 102 tahun, mencerminkan semangat luar biasa masyarakat Aceh dalam menunaikan ibadah haji.

ADVERTISEMENT

Acara pelepasan turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, di antaranya Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah, Pangdam Iskandar Muda, Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Sekda Aceh M. Nasir, serta Ketua MPU Aceh Tgk. Faisal Ali.[]

Editor : Ikbal Fanika
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tutup