ADVERTISEMENT

UIN Ar-Raniry Selangkah Lagi Buka Fakultas Kedokteran, Penerimaan Mahasiswa Ditarget Agustus 2026

Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman MAg saat mengikuti evaluasi lapangan pembukaan Fakultas Kedokteran di Auditorium Prof Ali Hasjmy, Kamis (30/7/2026). [Foto: Humas UINAR].
Ringkasan Berita
  • UIN Ar-Raniry memasuki tahap evaluasi lapangan untuk pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter.
  • Penerimaan mahasiswa baru ditargetkan Agustus 2026, dengan catatan izin operasional diterbitkan dalam waktu dekat.
  • Pemerintah Aceh mendukung pendirian Fakultas Kedokteran, termasuk menyiapkan hibah lahan sekitar 30 hektare untuk pembangunan Rumah Sakit Pendidikan UIN Ar-Raniry.

Inisiatif Logo, Banda Aceh – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh selangkah lagi membuka Fakultas Kedokteran. Kampus tersebut menargetkan penerimaan mahasiswa baru Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter pada Agustus 2026, jika izin operasional diterbitkan dalam waktu dekat.

Tahapan menuju pembukaan program studi tersebut kini memasuki evaluasi lapangan oleh Direktorat Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Evaluasi digelar secara hybrid di Auditorium Prof Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Kamis (30/7/2026).

ADVERTISEMENT

Evaluasi menjadi tahapan penting sebelum izin operasional diterbitkan. Tim evaluator menilai kesiapan UIN Ar-Raniry dari berbagai aspek, mulai dari dokumen akademik, kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga dukungan rumah sakit pendidikan.

Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg, mengatakan seluruh kebutuhan pembukaan Program Studi Kedokteran telah dipersiapkan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

“Alhamdulillah, dengan dukungan seluruh sivitas akademika, Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Pidie, dan Pemerintah Kota Banda Aceh, seluruh instrumen, dokumen, sumber daya manusia, fasilitas fisik, serta sarana dan prasarana telah kami siapkan secara serius,” kata Mujiburrahman.

Menurutnya, evaluasi lapangan menjadi momentum untuk memastikan seluruh persyaratan pembukaan program studi terpenuhi sekaligus memperoleh masukan dari tim evaluator.

ADVERTISEMENT

Mujiburrahman menegaskan pendirian Fakultas Kedokteran bukan sekadar menambah program studi, tetapi menjadi bagian dari upaya UIN Ar-Raniry memperkuat kontribusi terhadap pembangunan kesehatan di Aceh.

UIN Ar-Raniry menargetkan fakultas tersebut melahirkan dokter Muslim yang memiliki kompetensi medis sekaligus integritas, etika, kepekaan sosial, dan nilai-nilai keislaman.

Kekhasan akademiknya akan diarahkan pada pengembangan bidang promotif dan preventif penyakit infeksi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dengan mengintegrasikan ilmu kedokteran dan nilai-nilai Islam.

ADVERTISEMENT

Didukung Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh turut memberikan dukungan terhadap rencana pembukaan Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry. Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir, menilai pendirian fakultas tersebut merupakan investasi strategis untuk memperkuat sektor kesehatan di Aceh.

“Pendirian Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry bukan sekadar penambahan program studi, tetapi merupakan investasi strategis bagi masa depan kesehatan masyarakat Aceh,” ujar Nasir.

Dukungan Pemerintah Aceh antara lain berupa hibah lahan sekitar 30 hektare untuk pembangunan Rumah Sakit Pendidikan UIN Ar-Raniry. Pemerintah Aceh juga telah menghibahkan aset Akademi Keperawatan beserta sarana dan prasarananya untuk memperkuat infrastruktur pendidikan kesehatan.

Nasir berharap kehadiran Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry dapat memperluas akses masyarakat Aceh terhadap pendidikan kedokteran sekaligus membantu memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Prof Dr Muhammad Yasir Yusuf, mengatakan persiapan akademik telah dilakukan secara menyeluruh.

Persiapan mencakup penyusunan kurikulum berbasis kompetensi, penguatan sumber daya manusia, pengembangan jejaring rumah sakit pendidikan, serta penyusunan visi keilmuan sesuai standar nasional pendidikan kedokteran.

Kurikulum tersebut juga telah melalui proses benchmarking dengan sejumlah fakultas kedokteran di Indonesia dan Malaysia.

Yasir menegaskan, jika izin operasional diterbitkan dalam waktu dekat, penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry akan dibuka pada Agustus 2026.

“Insya Allah, jika izin operasional keluar dalam waktu dekat, penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran akan dibuka pada Agustus 2026,” ujarnya.

Evaluasi lapangan tersebut turut dihadiri Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Dr Mukhamad Najib, Kepala LLDikti Wilayah XIII Aceh Dr Rizal Munadi, jajaran pimpinan UIN Ar-Raniry, perwakilan Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai perguruan tinggi pengampu, serta mitra rumah sakit pendidikan dan puskesmas.[]

Editor : Ikbal Fanika
ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT