HUT Banda Aceh ke-821, BAA Talks Jadi Ruang Inspirasi Pemimpin Muda
- Sekda Aceh membuka BAA Talks dalam rangka HUT ke-821 Kota Banda Aceh.
- Forum ini mempertemukan pemerintah, akademisi, dan generasi muda untuk berbagi inovasi.
- Kegiatan ditargetkan mendorong kepemimpinan muda, ekonomi kreatif, dan lapangan kerja.
, Banda Aceh — Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, secara resmi membuka kegiatan Banda Aceh Academy Talks (BAA Talks) di Gedung AAC Dayan Dawood, Rabu (22/4/2026). Forum ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-821 Kota Banda Aceh.
Kegiatan tersebut menghadirkan ruang dialog antara pemerintah daerah, akademisi, dan generasi muda dalam merumuskan solusi atas tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Dalam sambutannya, M. Nasir mengapresiasi terselenggaranya BAA Talks sebagai wadah strategis untuk bertukar gagasan, pengalaman, dan inovasi.
Menurutnya, kepala daerah saat ini tidak hanya dituntut mampu menjalankan fungsi administratif, tetapi juga harus menghadirkan solusi konkret, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kepemimpinan daerah hari ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Dalam konteks tersebut, forum seperti seminar ini menjadi sangat penting. Dari sinilah kita bisa saling menguatkan, saling belajar, dan mempercepat kemajuan bersama,” ujar M. Nasir.
Ia juga menegaskan bahwa kota memiliki peran strategis sebagai pusat pertumbuhan, inovasi, dan pelayanan publik. Oleh karena itu, sinergi antar pemimpin daerah menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pembangunan yang terintegrasi dan berdampak luas.
Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Iliza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan bahwa BAA Talks dirancang sebagai dialog interaktif untuk membuka wawasan generasi muda, membangun jejaring, serta menumbuhkan semangat inovasi dan kepemimpinan.
Mengusung tema “Leading Regions, Shaping Indonesia’s Future”, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin muda yang adaptif, visioner, dan berdampak nyata.
“Melalui kegiatan ini, kita targetkan peningkatan tenaga kerja lokal, berkurangnya pengangguran generasi muda, tumbuhnya start up dan usaha kreatif, serta meningkatkan daya saing kota Banda Aceh,” kata Illiza.
BAA Talks juga menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai pembicara utama, di antaranya Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, serta Founder ESQ Leadership Center Ary Ginanjar Agustian.[]
