Buka Turnamen U-15, Abi Roni Ajak Generasi Muda Jauhi Judi Online
- Ketua DPRK Abdya, Roni Guswandi, membuka turnamen U-15 HUT SSB Driber di Kuala Batee yang diikuti klub dari berbagai daerah di barat selatan Aceh.
- Abi Roni mengingatkan generasi muda agar menjauhi pengaruh negatif seperti judi online dan narkoba melalui kegiatan positif di bidang olahraga.
- Turnamen tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan karakter, disiplin, dan pencarian bibit pesepakbola muda untuk ajang olahraga mendatang.
, Blangpidie – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya, Roni Guswandi, mengajak generasi muda menjauhi pengaruh negatif seperti judi online dan narkoba saat membuka turnamen Hari Ulang Tahun (HUT) Sekolah Sepakbola (SSB) Driber U-15 di Lapangan Gampong Drien Beurembang-Krueng Batee, Kecamatan Kuala Batee, Senin (11/5/2026).
Turnamen sepak bola usia dini tersebut diikuti sejumlah klub dari berbagai daerah di wilayah barat selatan Aceh, mulai dari Aceh Besar, Banda Aceh, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya hingga Aceh Selatan.
Dalam sambutannya, Roni Guswandi yang akrab disapa Abi Roni menegaskan olahraga menjadi salah satu wadah positif untuk membentuk karakter generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif yang kini semakin mengkhawatirkan.
“Walaupun ini turnamen U-15, nilai sportivitas adalah yang paling penting. Usia dini sangat rentan terhadap pengaruh negatif seperti narkoba dan judi online. Karena itu, kegiatan seperti ini harus terus kita dukung, bahkan kalau bisa digelar setiap tahun,” ujar Abi Roni.
Menurutnya, pembinaan olahraga sejak usia dini bukan hanya bertujuan mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membangun disiplin, mental bertanding, dan lingkungan pergaulan yang sehat bagi anak-anak.
Ia mengapresiasi konsistensi SSB Driber yang selama dua tahun berturut-turut menggelar turnamen usia dini sebagai bagian dari pembinaan sepak bola di Aceh Barat Daya.
“Ini sudah tahun kedua pelaksanaan turnamen HUT SSB Driber. Kegiatan seperti ini sangat penting dan perlu terus dilanjutkan. Apalagi kita punya banyak agenda pembinaan seperti PORA, Poda, Soeratin, dan lainnya yang membutuhkan bibit-bibit unggul sejak usia dini,” katanya.
Abi Roni menegaskan DPRK Aceh Barat Daya mendukung penuh kegiatan positif yang berorientasi pada pengembangan generasi muda, khususnya di bidang olahraga. Ia berharap turnamen tersebut dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang lebih besar di masa mendatang.
“Kita doakan SSB ini terus berkiprah dan melahirkan pemain-pemain yang mampu mencapai level tertinggi,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, Zakia, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga wadah pembinaan karakter bagi anak-anak dan remaja.
“Turnamen ini bukan sekadar perayaan HUT SSB Driber, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter, disiplin, dan mental bertanding bagi anak-anak. Kami ingin menciptakan ruang positif agar generasi muda dapat berkembang melalui olahraga,” ujar Zakia.
Ia menambahkan, antusiasme peserta dari berbagai daerah menunjukkan tingginya minat terhadap pembinaan sepak bola usia dini di wilayah barat selatan Aceh. Ke depan, panitia berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan agar turnamen tersebut semakin berkembang dan menjadi ajang bergengsi di kawasan tersebut.
“Kami berharap dukungan dari semua pihak agar turnamen ini bisa terus berlanjut dan menjadi ajang bergengsi di wilayah barat selatan Aceh,” pungkasnya.[]
