ADVERTISEMENT

Siswa Baru Terus Meningkat, SDN 4 Blangpidie Dorong Pemkab Abdya Perhatikan Sekolah dengan Dana Terbatas

Pelepasan balon mewarnai penutupan kegiatan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 di SDN 4 Blangpidie sebagai simbol semangat menyambut tahun ajaran baru, Jumat (17/7/2026). [Foto : Fitria Maisir].
Ringkasan Berita
  • SDN 4 Blangpidie resmi menutup MPLS 2026/2027 dengan jumlah siswa baru meningkat menjadi 20 orang, naik dari sembilan siswa pada tahun sebelumnya.
  • Plt Kepala SDN 4 Blangpidie berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya memberikan perhatian lebih kepada sekolah-sekolah kecil, terutama dalam pemenuhan sarana, prasarana, dan dukungan anggaran.
  • Penutupan MPLS berlangsung penuh kebersamaan dengan doa bersama dan pelepasan balon sebagai simbol semangat peserta didik memasuki tahun ajaran baru.

Inisiatif Logo, Blangpidie – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 setelah berlangsung selama lima hari.

Penutupan kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa adaptasi peserta didik baru sekaligus momentum mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 4 Blangpidie, Mustika, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan jumlah peserta didik baru pada tahun ajaran ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi itu dinilai menjadi sinyal positif terhadap meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.

“Alhamdulillah, penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027 meningkat. Tahun lalu hanya sembilan siswa yang bergabung, sedangkan tahun ini mencapai 20 siswa, terdiri dari 15 siswa kelas I dan lima siswa pindahan,” kata Mustika saat penutupan MPLS.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, bertambahnya jumlah peserta didik menjadi dorongan bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, baik dari aspek akademik maupun pembentukan karakter siswa.

Meski demikian, Mustika berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya memberikan perhatian lebih terhadap sekolah-sekolah berukuran kecil yang memiliki keterbatasan anggaran. Ia menilai, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana agar mampu bersaing dengan sekolah-sekolah yang lebih besar.

ADVERTISEMENT

“Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian yang lebih besar kepada sekolah-sekolah kecil. Dengan keterbatasan dana, tentu sulit bagi kami untuk berkembang dan menyamai fasilitas maupun kualitas sekolah-sekolah besar. Dukungan pemerintah sangat kami butuhkan agar seluruh anak memperoleh layanan pendidikan yang setara,” ujarnya.

Ia menegaskan pihak sekolah tetap berkomitmen menjalankan berbagai program peningkatan mutu pendidikan, mulai dari penguatan proses pembelajaran, pembinaan karakter peserta didik, hingga peningkatan kompetensi guru.

“Kami terus mempersiapkan berbagai program untuk meningkatkan mutu pendidikan, baik dari sisi pembelajaran, pengembangan karakter, maupun peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Harapan kami, SDN 4 Blangpidie dapat menjadi sekolah yang semakin diminati masyarakat,” katanya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Ketua Komite SDN 4 Blangpidie, Khairuddin, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Geulumpang Payong, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan sekolah sejak dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Komite pada 2026.

Ia berharap jumlah peserta didik terus meningkat pada tahun-tahun mendatang dan mengajak masyarakat, khususnya warga Desa Geulumpang Payong dan sekitarnya, untuk mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di SDN 4 Blangpidie.

“Insyaallah, kami akan terus bersinergi dengan pihak sekolah untuk memajukan SDN 4 Blangpidie. Kami juga mengajak para orang tua agar bersama-sama mendukung perkembangan sekolah ini dengan menyekolahkan anak-anaknya di sini,” ujar Khairuddin.

Prosesi penutupan MPLS berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta pelepasan balon ke udara sebagai simbol harapan agar seluruh peserta didik mampu menjalani tahun ajaran baru dengan semangat belajar, disiplin, serta meraih berbagai prestasi.[]

Editor : Yurisman
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT