ADVERTISEMENT

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN karena Sakit Jantung

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang menyapa wartawan sebelum konferensi pers di Kantor Pusat BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026). [Foto: Kompas.com].
Ringkasan Berita
  • Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri sebagai Kepala BGN untuk menjalani pengobatan penyakit jantung.
  • Pengunduran diri Nanik dikonfirmasi Istana melalui Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.
  • Meski mundur, Nanik menegaskan tetap mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Inisiatif Logo, JakartaNanik Sudaryati Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena alasan kesehatan. Keputusan tersebut diambil agar dirinya dapat menjalani pengobatan penyakit jantung yang dideritanya.

Pengunduran diri Nanik disampaikan melalui akun media sosial resminya pada Rabu (22/7). Dalam pernyataannya, ia berpamitan dari jabatan yang diembannya sembari menyampaikan komitmennya untuk tetap mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

ADVERTISEMENT

Kabar pengunduran diri tersebut juga dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.

“Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” ujar Dirgayuza.

ADVERTISEMENT

Menurut Dirgayuza, selama kurang lebih satu setengah bulan memimpin BGN, Nanik telah melakukan berbagai langkah pembenahan dalam tubuh lembaga tersebut. Ia disebut berhasil mengidentifikasi berbagai persoalan sekaligus meletakkan fondasi reformasi kelembagaan.

Sejumlah langkah yang dilakukan di antaranya mengevaluasi hampir 28.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mengklasifikasikan sekitar 3.000 dapur berdasarkan standar mutu, serta menghentikan ekspansi dapur di wilayah yang dinilai telah jenuh.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, pada Selasa (21/7), Pelaksana Harian Kepala BGN Agustina Arumsari memperkenalkan lima pejabat eselon I baru yang ditetapkan melalui keputusan Presiden Prabowo Subianto. Pergantian pejabat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola BGN sekaligus menyempurnakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

“Kami sangat senang karena BGN membutuhkan tim yang kuat untuk bersama-sama memperbaiki kelembagaan BGN sekaligus menyempurnakan Program MBG,” kata Agustina.

Ia menambahkan, penguatan struktur organisasi diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis.

ADVERTISEMENT

Meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik menegaskan dukungannya terhadap Program MBG tetap berlanjut. Menurutnya, program yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia sekaligus mendukung lahirnya generasi emas di masa depan.[]

Editor : Yurisman
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT