Rumah Nenek Rosna yang Dihuni Dua Anak Yatim Mulai Rampung Dibangun TMMD
- Program TMMD ke-128 Kodim 0110/Abdya membangun rumah layak huni untuk Rosna Wati dan dua cucunya di Desa Gunong Cut.
- Pembangunan rumah yang sebelumnya tidak layak huni tersebut kini telah mencapai sekitar 90 persen.
- Kodim 0110/Abdya menegaskan TMMD tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga membantu masyarakat kurang mampu melalui semangat gotong royong.
, Blangpidie – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0110/Abdya membawa harapan baru bagi keluarga Rosna Wati (75), warga Desa Gunong Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).
Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang selama ini ditempati Rosna bersama dua cucunya, Iin dan Zafir, kini mulai berubah menjadi hunian yang lebih layak.
Pembangunan rumah tersebut merupakan hasil kolaborasi Kodim 0110/Abdya bersama Baitul Mal Abdya melalui program rumah layak huni yang bersumber dari anggaran Baitul Mal.
Saat ini, progres pembangunan rumah telah mencapai sekitar 90 persen dan terus dikebut agar segera dapat ditempati oleh keluarga penerima manfaat.
Kondisi keluarga tersebut sebelumnya cukup memprihatinkan. Ayah dari kedua anak itu telah meninggal dunia, sementara ibunya kini merantau ke Malaysia untuk mencari nafkah. Sejak itu, kedua anak yatim tersebut tinggal bersama nenek mereka di rumah sederhana dengan kondisi yang memerlukan perhatian serius.
Melalui program TMMD, personel Satgas bersama masyarakat setempat bergotong royong menyelesaikan pembangunan rumah agar dapat segera dihuni dengan nyaman dan aman.
Rosna mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Di usia senja, ia tidak pernah menyangka rumah yang ditempati bersama cucunya kini dibangun kembali dengan kondisi lebih baik.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Mudah-mudahan rumah ini menjadi tempat yang nyaman untuk cucu-cucu saya,” ujar Rosna, Sabtu (9/5/2026).
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega Al-Amin melalui Pasiter Kapten Inf Faryanda mengatakan pengerjaan RTLH tersebut terus dipacu agar segera rampung.
Menurutnya, program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik infrastruktur desa, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama warga kurang mampu yang membutuhkan hunian layak.
“Pengerjaan terus dilakukan secara bertahap. Semangat gotong royong personel TNI bersama masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan rumah ini,” kata Faryanda.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Kodim 0110/Abdya dan Baitul Mal Abdya menjadi bentuk sinergi nyata dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program rumah layak huni.
Faryanda berharap program TMMD dapat terus memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu meningkatkan kesejahteraan warga pedesaan, khususnya di wilayah Abdya.[]
