ADVERTISEMENT

Atap Mulai Ambruk, Keluarga Zulfikli di Abdya Bertahan di Rumah Nyaris Roboh

Caption Foto: Kondisi rumah kayu milik Zulfikli MY di Gampong Keude Baro, Kecamatan Kuala Batee, Abdya, tampak memprihatinkan dengan atap mulai ambruk, dinding lapuk, serta tiang penyangga yang tidak lagi kokoh. [Foto: Istimewa].
Ringkasan Berita
  • Rumah kayu milik Zulfikli MY di Gampong Keude Baro, Kecamatan Kuala Batee, Abdya, mengalami kerusakan parah dengan atap mulai ambruk dan dinding lapuk.
  • Keuchik setempat menyebut keluarga tersebut sangat membutuhkan bantuan rumah layak huni karena kondisi bangunan sudah membahayakan penghuni.
  • Hingga kini keluarga Zulfikli belum menerima bantuan rehab rumah dan berharap ada perhatian dari pemerintah maupun para dermawan.

Inisiatif Logo, Blangpidie – Sebuah rumah kayu milik Zulfikli MY di Gampong Keude Baro, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), berada dalam kondisi memprihatinkan dan nyaris roboh di sejumlah bagian.

Rumah yang ditempati bersama keluarganya itu tampak lapuk dimakan usia. Atap bangunan mulai rusak dan sebagian terlihat ambruk, sementara dinding papan sudah rapuh. Bagian depan rumah juga tampak miring dengan lantai serta tiang penyangga yang tidak lagi kokoh.

ADVERTISEMENT

Kondisi tersebut membuat penghuni rumah hidup dalam kekhawatiran, terutama saat hujan deras dan angin kencang melanda kawasan itu.

Keuchik Gampong Keude Baro, T. Cut Zaitar T Hukom, mengatakan keluarga Zulfikli sangat membutuhkan bantuan rumah layak huni karena kondisi bangunan sudah tidak aman untuk ditempati.

ADVERTISEMENT

“Rumah ini memang sudah sangat memprihatinkan. Kami berharap ada bantuan rehab rumah atau program rumah layak huni untuk keluarga Pak Zulfikli,” kata T. Cut Zaitar T Hukom kepada wartawan, Minggu (10/5/2026).

Ia menyebutkan, keterbatasan ekonomi membuat keluarga tersebut belum mampu memperbaiki rumah secara mandiri. Karena itu, perhatian dari pemerintah daerah maupun para dermawan sangat diharapkan.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, pemerintah gampong juga telah beberapa kali mendata rumah warga yang membutuhkan bantuan, termasuk rumah milik Zulfikli. Namun hingga kini keluarga tersebut belum menerima bantuan pembangunan maupun rehabilitasi rumah.

“Harapan kami tentu ada perhatian serius dari pemerintah kabupaten maupun instansi terkait supaya warga kurang mampu seperti ini bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak,” ujarnya.

Warga sekitar turut mengaku prihatin melihat kondisi rumah tersebut. Mereka berharap bantuan segera diberikan sebelum kerusakan bangunan semakin parah dan membahayakan keselamatan penghuni.

ADVERTISEMENT

Meski dalam kondisi serba terbatas, keluarga Zulfikli masih bertahan di rumah sederhana itu karena belum memiliki tempat tinggal lain. Mereka berharap ada kepedulian dari berbagai pihak agar dapat menempati hunian yang aman dan layak.[]

Editor : Yurisman
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tutup