ADVERTISEMENT

TMMD 2026 Dimulai di Abdya, Fokus Bangun Jalan hingga Rehab Rumah Warga

Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Zaman Akli, memberikan arahan saat upacara pembukaan TMMD ke-128 di Gampong Gunung Cut, Rabu (22/4/2026). [Foto: Humas Kodim Abdya].
Ringkasan Berita
  • TMMD ke-128 resmi dibuka di Gampong Gunung Cut, Abdya, berlangsung 22 April–21 Mei 2026 dengan melibatkan sekitar 150 personel gabungan dan partisipasi masyarakat.
  • Fokus utama kegiatan meliputi pembangunan jalan 2,5 km, rehab 5 rumah tidak layak huni, pembangunan MCK, serta penyediaan air bersih dan ketahanan pangan.
  • Selain fisik, TMMD juga menghadirkan program sosial seperti pengobatan gratis, bantuan stunting, pasar murah, hingga pelatihan UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Inisiatif Logo, Blangpidie – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Kegiatan lintas sektoral ini dipusatkan di Gampong Gunung Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, dengan fokus utama pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Pembukaan TMMD ditandai dengan upacara resmi yang digelar pada Rabu (22/4/2026), dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam sambutan Bupati Abdya yang dibacakan Wakil Bupati, Zaman Akli, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0110/Aceh Barat Daya di bawah Korem 012/Teuku Umar, atas pelaksanaan program yang dinilai memberi dampak nyata bagi masyarakat desa.

ADVERTISEMENT

“Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun wilayah secara bersama-sama,” ujar Zaman Akli.

TMMD ke-128 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” dan berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, kegiatan pra-TMMD telah dilaksanakan sejak 15 hingga 21 April 2026.
Pada pelaksanaannya, sekitar 150 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari 15 personel komando satuan tugas, 25 tim asistensi, serta 110 personel SSK penugasan. Selain itu, partisipasi masyarakat setempat diperkirakan mencapai 25 hingga 40 orang setiap harinya.

Dari sisi anggaran, program ini didukung dana sebesar Rp474,5 juta dari Mabes TNI dan Rp1 miliar dari Pemerintah Kabupaten Abdya.

Adapun sasaran fisik utama dalam TMMD kali ini meliputi pembukaan badan jalan sepanjang 2,5 kilometer dengan lebar 8 meter. Selain itu, juga dilakukan rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) serta pembangunan lima unit MCK bagi warga.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik yang berdampak langsung bagi masyarakat. Di antaranya penguatan ketahanan pangan seluas 1 hektare, penyediaan air bersih di lima titik, hingga pemberian 100 paket makanan tambahan bagi penderita stunting.

Berbagai kegiatan sosial turut digelar untuk mendukung kesejahteraan warga, seperti pembagian sembako, layanan pengobatan gratis, donor darah, pasar murah, sunatan massal, pelatihan UMKM, kegiatan posyandu, hingga pelayanan pemasangan kontrasepsi.

Zaman Akli menegaskan, keberhasilan program TMMD sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat setempat.

“Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Gunung Cut dan sekitarnya, untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan kegiatan ini,” tutupnya.[]

Editor : Yurisman
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tutup