KoBar-GB Titip Harapan ke Andri Nofidar: Pendidikan Abdya Harus Lebih Berkualitas
- Andri Nofidar resmi dilantik sebagai Kacabdisdik Wilayah Abdya oleh Sekda Aceh M Nasir di Banda Aceh.
- KoBar-GB berharap kepemimpinan baru mampu meningkatkan mutu pendidikan, pembinaan guru, dan pengawasan sekolah.
- Rusli menilai latar belakang Andri sebagai guru menjadi modal penting untuk memahami persoalan pendidikan di lapangan.
, Blangpidie – Pelantikan Andri Nofidar sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memunculkan harapan besar dari berbagai kalangan terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah tersebut.
Harapan itu salah satunya disampaikan Ketua Koalisi Barisan Guru Bersatu (KoBar-GB) Abdya, Rusli. Ia menilai kehadiran Andri Nofidar yang berasal dari kalangan pendidik dapat membawa perubahan nyata bagi dunia pendidikan di Abdya.
Andri Nofidar resmi dilantik oleh Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir, di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (12/5/2026).
Sebelum dipercaya memimpin Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Abdya, Andri diketahui merupakan guru Fisika di SMA Negeri 11 Aceh Barat Daya. Latar belakang tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memahami kondisi riil pendidikan di sekolah.
“Karena beliau berasal dari dunia pendidikan, tentu masyarakat berharap ada perubahan signifikan, terutama dalam pembinaan dan peningkatan mutu pendidikan,” kata Rusli.
Menurutnya, sektor pendidikan di Abdya membutuhkan sosok pemimpin yang memahami tantangan guru, kondisi sekolah, hingga kebutuhan siswa di lapangan. Karena itu, ia berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan sistem pembinaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Rusli juga menekankan pentingnya penempatan tugas dan tanggung jawab di lingkungan pendidikan berdasarkan kompetensi serta kemampuan masing-masing tenaga pendidik.
Selain itu, ia berharap perhatian Pemerintah Aceh terhadap sektor pendidikan dapat benar-benar dirasakan hingga ke daerah, termasuk Abdya.
Rusli turut mengutip pernyataan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang menyebut pendidikan sebagai jantung perubahan daerah. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak akan tercapai tanpa pengawasan yang kuat dan pembinaan yang konsisten.
“Di balik pendidikan yang baik, ada pengawasan yang kuat dan pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
KoBar-GB berharap kepemimpinan Andri Nofidar dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat guna mendorong kemajuan pendidikan di Aceh Barat Daya.[]
