Bupati Safaruddin Peusijuk 93 Calon Haji Abdya, Wakil Bupati Zaman Akli Ikut Berangkat ke Tanah Suci
- Pemkab Abdya menggelar peusijuk bagi 93 Jamaah Calon Haji tahun 2026 yang tergabung dalam Kloter 12 di Masjid Agung Baitul Ghafur.
- Bupati Safaruddin menyebut ibadah haji sebagai perjalanan spiritual dan mengingatkan jamaah menjaga kesehatan serta kekompakan selama di Tanah Suci.
- Pemerintah daerah menyiapkan transportasi keberangkatan, pengangkutan barang, serta memberikan uang saku Rp1 juta kepada setiap jamaah
, Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar peusijuk Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 2026 di Masjid Agung Baitul Ghafur, Senin (11/5/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, kepala perangkat daerah, serta keluarga jamaah.
Bupati Aceh Barat Daya, Safaruddin, mengatakan ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental bagi setiap jamaah.
“Perjalanan haji bukan hanya perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan hati dan penghambaan diri kepada Allah SWT. Karena itu, ketika seseorang dipilih menjadi tamu Allah, maka sesungguhnya itu merupakan kemuliaan yang sangat besar,” ujar Safaruddin.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Abdya, jumlah Jamaah Calon Haji tahun 2026 sebanyak 93 orang yang tergabung dalam Kloter 12. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya 64 jamaah.
Salah satu jamaah calon haji tahun ini adalah Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Zaman Akli, bersama Ibundanya yang turut menunaikan ibadah haji bersama rombongan jamaah Abdya lainnya.
Kecamatan Susoh menjadi daerah dengan jumlah jamaah terbanyak yakni 20 orang. Disusul Kecamatan Manggeng sebanyak 17 orang, Blangpidie dan Lembah Sabil masing-masing 16 orang, Kuala Batee 12 orang, Tangan-Tangan 6 orang, Jeumpa 4 orang, serta Setia 2 orang. Sementara Kecamatan Babahrot tahun ini tidak memiliki jamaah yang berangkat.
Dari total jamaah, perempuan mendominasi dengan jumlah 64 orang, sedangkan laki-laki sebanyak 29 orang.
Jamaah tertua tercatat atas nama Ramli Ganto (88) asal Kecamatan Kuala Batee. Sementara jamaah termuda yakni David Ramadani Alghifani (18) dari Kecamatan Susoh.
Dalam kesempatan itu, Safaruddin mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia juga meminta jamaah mengikuti arahan petugas serta pembimbing haji agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
“Kami berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air dengan memperoleh predikat haji dan hajjah yang mabrur,” katanya.
Sesuai jadwal, jamaah akan diberangkatkan dari Abdya menuju Banda Aceh pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 08.00 WIB. Selanjutnya, jamaah masuk Asrama Haji pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 07.00 WIB sebelum bertolak ke Tanah Suci pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 01.55 WIB.
Dalam proses keberangkatan, pemerintah daerah menyiapkan 10 unit mobil Hiace untuk transportasi jamaah. Sementara barang bawaan jamaah akan diangkut menggunakan truk milik Dinas Sosial.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Abdya turut memberikan uang saku sebesar Rp1 juta kepada masing-masing jamaah sebagai bentuk dukungan dan perhatian kepada para calon tamu Allah.[]
- ESDM Aceh Tegaskan Penerbitan IUP Sesuai Prosedur dan Tak Persulit Investor
- Menkeu Optimistis IHSG Pulih Pekan Depan, Klaim Tekanan Pasar Bersifat Sementara
- Petinju Aceh Barat Tumbangkan Jambi, Kini Melaju ke Babak Selanjutnya POPNAS 2025
