ADVERTISEMENT

MTQ Blangpidie Diharapkan Jadi Pondasi Lahirkan Juara di MTQ Aceh 2027

Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Zaman Akli, membuka MTQ Kecamatan Blangpidie Tahun 2026 di halaman Kantor Camat Blangpidie, Senin (4/5/2026). [Foto: Fitria Maisir/INISIATIF.CO].
Ringkasan Berita
  • MTQ Blangpidie 2026 dijadikan ajang strategis untuk menjaring dan membina qari-qariah terbaik menuju MTQ Aceh 2027.
  • Wakil Bupati Abdya menegaskan MTQ bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari pembinaan generasi Qur’ani.
  • Pemkab Abdya menargetkan tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga mampu meraih prestasi di tingkat provinsi.

Inisiatif Logo, Blangpidie — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Blangpidie Tahun 2026 resmi dibuka di halaman Kantor Camat Blangpidie, Senin (4/5/2026) malam.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pondasi awal dalam mencetak qari dan qariah terbaik guna menghadapi MTQ Provinsi Aceh ke-38 tahun 2027.

ADVERTISEMENT

Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Zaman Akli, mengatakan, MTQ tidak sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ruang strategis dalam pembinaan generasi Qur’ani yang berkarakter.

“MTQ bukan hanya panggung perlombaan, tetapi ruang pertemuan antara bacaan dan penghayatan. Dari sini kita menata arah generasi dan masa depan daerah,” ujarnya saat membuka kegiatan.

ADVERTISEMENT

Ia menyebut, pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan memiliki peran penting sebagai tahap awal penjaringan dan pembinaan peserta. Hal ini dinilai krusial mengingat Kabupaten Aceh Barat Daya akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Aceh pada 2027.

“Kita ingin MTQ Blangpidie ini menjadi pondasi kuat untuk melahirkan peserta berprestasi. Abdya tidak hanya harus sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga mampu meraih juara,” katanya.

ADVERTISEMENT

Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qur’ani Menuju Arah Baru Abdya yang Madani”, Zaman Akli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak memaknai MTQ sebagai kegiatan seremonial semata. Ia mendorong agar nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, di tengah arus globalisasi dan perkembangan informasi yang begitu cepat, generasi muda membutuhkan pedoman yang kuat agar tidak kehilangan arah.
“Al-Qur’an tidak boleh hanya menjadi simbol. Ia harus menjadi rujukan dan kompas dalam kehidupan,” tegasnya.

Zaman Akli juga mengajak peran aktif orang tua, tenaga pendidik, serta tokoh masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya kecintaan terhadap Al-Qur’an.

ADVERTISEMENT

“Kita ingin Abdya tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara spiritual,” ujarnya.

MTQ tingkat Kecamatan Blangpidie Tahun 2026 ini diikuti oleh qari dan qariah, hafizh dan hafizhah dari berbagai gampong di wilayah tersebut. Pembukaan kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dengan dimulainya MTQ ini, diharapkan lahir bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Aceh Barat Daya pada ajang MTQ tingkat Provinsi Aceh tahun 2027 mendatang.[]

Editor : Yurisman
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tutup