ADVERTISEMENT

Wabup Zaman Akli Sambangi Rumah Janda Tiga Anak, Baitul Mal Abdya Siapkan Bantuan Rumah Layak Huni

Wabup Abdya Zaman Akli berbincang langsung dengan Nurlaila di kediamannya di Jeumpa, saat meninjau kondisi rumah tidak layak huni yang ditempati bersama tiga anaknya. [Foto: Fitria Maisir/ INISIATIF.CO].
Ringkasan Berita
  • Wabup Abdya meninjau langsung kondisi Nurlaila yang tinggal di rumah tidak layak huni bersama tiga anak.
  • Pemerintah daerah menyalurkan bantuan awal dan menyiapkan pembangunan rumah layak melalui Baitul Mal.
  • Nurlaila menjadi tulang punggung keluarga setelah suaminya meninggal saat melaut.

Inisiatif Logo, Blangpidie — Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli, meninjau kondisi Nurlaila, 30 tahun, seorang janda dengan tiga anak yang tinggal di rumah tidak layak huni di Dusun Alue Badeuk, Gampong Cot Mane, Kecamatan Jeumpa, Selasa (14/4/2025)

Kunjungan itu dilakukan setelah pemerintah daerah menerima laporan mengenai kondisi warga kurang mampu yang membutuhkan penanganan segera. Dalam peninjauan tersebut, Zaman didampingi sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas Sosial Iin Supardi, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindag Zedi Saputra, serta jajaran Baitul Mal Abdya.

ADVERTISEMENT

Selain meninjau rumah, rombongan juga bertakziah atas meninggalnya suami Nurlaila. Pemerintah daerah menyalurkan bantuan awal berupa paket sembako, perlengkapan ibadah, pakaian, serta kebutuhan dasar balita. Bantuan itu diserahkan langsung kepada Nurlaila dan disaksikan aparatur gampong serta unsur kecamatan.

“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya suami Ibu Nurlaila. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” kata Zaman.

ADVERTISEMENT

Ia juga menyampaikan pesan dari Bupati Abdya, Safaruddin, yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di luar daerah.

Menanggapi kondisi hunian yang ditempati, Zaman memastikan akan ada tindak lanjut berupa pembangunan rumah layak huni melalui Baitul Mal. Ketua Baitul Mal Abdya, Tgk Syamsul Qamar, mengatakan pihaknya telah melakukan verifikasi lapangan dan menilai keluarga tersebut memenuhi kriteria penerima bantuan.

ADVERTISEMENT

“Dari hasil verifikasi, kondisi rumah dan keluarga ini memang layak dibantu. Kami juga sudah berkoordinasi dengan bupati untuk proses selanjutnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Safaruddin telah menginstruksikan Dinas Sosial dan Baitul Mal agar segera turun ke lokasi setelah menerima laporan kondisi Nurlaila. Ia meminta agar warga yang membutuhkan tidak terabaikan dan bantuan segera disalurkan jika memenuhi syarat.

Nurlaila kini menjadi tulang punggung keluarga setelah suaminya, Yusman, 45 tahun, meninggal dunia saat melaut pada Kamis, 9 April 2026. Sejak itu, kondisi ekonomi keluarga memburuk karena tidak memiliki sumber penghasilan tetap.

ADVERTISEMENT

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia bergantung pada bantuan keluarga dan tetangga. “Saya berharap ada pekerjaan tetap supaya bisa menafkahi anak-anak,” kata Nurlaila.

Saat ini, ia bersama ketiga anaknya tinggal di rumah sederhana berdinding papan, beratap seng, dan berlantai semen kasar di atas tanah milik orang tuanya. Kondisi tersebut membuat keluarga ini masuk dalam kategori prioritas penerima bantuan sosial pemerintah daerah.

Editor : Yurisman
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tutup