Irpannusir Minta Jembatan Bailey Hibah TNI Segera Dipasang di Labuhan Haji
- Irpannusir meminta pemasangan jembatan Bailey hibah TNI di Labuhan Haji, Aceh Selatan, segera direalisasikan.
- Jembatan yang menghubungkan Desa Pisang dan Desa Gunung Kapas itu dinilai penting untuk memperlancar akses masyarakat serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
- Kehadiran jembatan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga pedesaan.
, Blangpidie — Anggota DPRA dari Daerah Pemilihan (Dapil) 9, Irpannusir, meminta agar pemasangan jembatan Bailey hibah TNI di Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, segera direalisasikan. Menurutnya, jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.
Jembatan Bailey itu akan dibangun di Desa Pisang sebagai akses penghubung menuju Desa Gunung Kapas. Kehadirannya diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil produksi pertanian.
“Terima kasih kepada TNI yang telah memberikan hibah jembatan Bailey untuk masyarakat Labuhan Haji. Bantuan ini sangat berarti karena akan mempermudah akses warga menuju lahan pertanian dan perkebunan serta memperkuat konektivitas antarwilayah,” kata Irpannusir, Selasa (2/6/2026).
Jembatan Bailey tersebut memiliki panjang sekitar 12 meter dengan lebar 6 meter dan diperkirakan bernilai sekitar Rp2 miliar. Melalui skema hibah dari TNI, pemerintah daerah hanya perlu menyiapkan anggaran pendamping untuk proses pemasangan dan penyelesaian konstruksi.
Irpannusir menilai keberadaan jembatan itu akan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat. Selama ini, petani dan pekebun di kawasan tersebut masih menghadapi kendala akses transportasi saat mengangkut hasil panen.
Dengan tersedianya jembatan yang memadai, distribusi hasil pertanian dan perkebunan diyakini akan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien. Selain memangkas biaya angkut, akses yang lebih baik juga dapat meningkatkan daya saing produk masyarakat di pasar.
“Mayoritas masyarakat di kawasan tersebut bekerja di sektor pertanian dan perkebunan. Karena itu, akses jalan dan jembatan yang memadai menjadi kebutuhan utama untuk mendukung peningkatan ekonomi warga,” ujarnya.
Politikus PAN itu menegaskan pembangunan infrastruktur pedesaan harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, aksesibilitas yang baik merupakan fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu, ia berharap seluruh proses administrasi dan teknis yang diperlukan dapat segera diselesaikan sehingga pemasangan jembatan Bailey dapat segera dilakukan.
“Semoga jembatan ini segera terpasang dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi, terutama di sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung perekonomian warga,” katanya.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil 9 yang meliputi Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Aceh Selatan, Kota Subulussalam, dan Kabupaten Aceh Singkil, Irpannusir menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Menurutnya, hibah jembatan Bailey dari TNI menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi terhadap persoalan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Jika segera terpasang, jembatan tersebut tidak hanya akan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Labuhan Haji, tetapi juga menjadi pendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perkebunan yang selama ini menjadi penopang utama ekonomi masyarakat setempat[]
