ADVERTISEMENT

93 Jamaah Haji Abdya Berangkat Mei 2026, Tergabung Kloter 12

Kepala Kantor Kementerian Haji (Kankemenhaj) Abdya, M Yatim. [Foto: Dok. Pribadi].
Ringkasan Berita
  • Sebanyak 93 jamaah haji Abdya akan berangkat ke Mekkah pada pertengahan Mei 2026 dalam kloter 12.
  • Perubahan jumlah terjadi akibat penundaan, mutasi, dan pemanggilan jamaah cadangan.
  • Jamaah termuda berusia 17 tahun, sementara tertua 88 tahun.

Inisiatif Logo, Blangpidie — Sebanyak 93 jamaah haji asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dipastikan akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci pada pertengahan Mei 2026. Seluruh jamaah tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 12 dan akan didampingi satu orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Kepala Kantor Kementerian Haji Abdya, M Yatim, mengatakan seluruh jamaah tahun ini berada dalam satu kloter bersama jamaah dari sejumlah daerah lain di Aceh.

ADVERTISEMENT

“Tahun ini, semua jamaah haji Abdya tergabung dalam kloter 12. Mereka akan berangkat pada pertengahan Mei 2026 mendatang,” kata Yatim di Blangpidie, Rabu (22/4/2026).

Yatim menjelaskan, jamaah haji Abdya akan berangkat bersama jamaah dari Subulussalam, Aceh Singkil, Simeulue, dan Banda Aceh dalam kloter yang sama.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, kuota awal jamaah haji Abdya tercatat sebanyak 88 orang reguler dengan tambahan 22 orang cadangan. Namun, dalam perjalanannya terjadi sejumlah perubahan.

Sebanyak 16 calon jamaah memutuskan menunda keberangkatan dengan berbagai alasan, mulai dari faktor ekonomi, menunggu mahram, hingga kondisi kesehatan. Dari 22 cadangan, 21 orang akhirnya dipanggil untuk menggantikan.

ADVERTISEMENT

“Ada juga yang mutasi berjumlah tiga orang. Seorang ke Meulaboh dan dua orang ke Banda Aceh (pindah domisili),” sebutnya.

Sementara itu, mutasi masuk juga tercatat sebanyak tiga orang, yakni dua dari Pidie Jaya dan satu dari Medan yang berpindah domisili ke Abdya.

“Insya Allah, tahun ini 93 orang plus 1 orang KBIHU Abdya yang berangkat ke tanah suci. Mereka ini, terdiri dari 29 laki-laki dan 68 perempuan,” kata Yatim.

ADVERTISEMENT

Dari total 93 jamaah, sebanyak 91 orang berasal dari delapan kecamatan di Abdya, sementara masing-masing satu orang berasal dari Pidie Jaya dan Banda Aceh.

Menariknya, keberangkatan tahun ini juga diwarnai variasi usia jamaah. Jamaah termuda tercatat atas nama Dhabith Ramadhani Al Ghifari MS (17 tahun), warga Dusun Andalas, Gampong Padang Baru, Kecamatan Susoh.

Sedangkan jamaah tertua adalah Ramli Ganto Umar (88 tahun), warga Gampong Padang Sikabu, Kecamatan Kuala Batee.

Selain itu, terdapat tiga jamaah lanjut usia lainnya yang juga akan berangkat, yakni Nurmala Ibrahim Nafi (80 tahun) dan Syarifah Ubat Abdurrahman Ali (85 tahun), warga Gampong Krueng Batee, Kecamatan Kuala Batee, serta Asni Muhammad Arief Ibrahim (85 tahun), warga Kuta Tinggi, Kecamatan Blangpidie.

Keberangkatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Abdya, sekaligus mencerminkan semangat kuat calon jamaah dalam menunaikan rukun Islam kelima meski menghadapi berbagai tantangan.[]

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tutup