Modus Live TikTok Jual HP Murah Resahkan Konsumen, Polisi Diminta Bertindak
- Warga meminta Kemkomdigi dan aparat kepolisian menindak akun live TikTok yang diduga menjual handphone murah dengan mencatut merek ternama seperti Samsung dan Oppo.
- Konsumen mengaku dirugikan karena barang yang diterima tidak sesuai dengan spesifikasi maupun merek yang diperlihatkan saat siaran langsung berlangsung.
- Polisi didesak mengusut dugaan penipuan online tersebut karena dinilai merugikan masyarakat dan berpotensi mencemarkan nama brand ternama.
, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama aparat kepolisian diminta segera menindak tegas oknum pelaku memanfaatkan live TikTok yang diduga menjual handphone murah dengan mencatut merek ternama untuk menarik perhatian konsumen.
Permintaan itu muncul setelah maraknya siaran live TikTok yang menawarkan ponsel dengan harga jauh di bawah pasaran. Namun, barang yang diterima pembeli disebut tidak sesuai dengan spesifikasi maupun merek yang ditampilkan saat siaran berlangsung.
Salah seorang warga Aceh, M. Syarif, mengatakan praktik tersebut dinilai sangat merugikan masyarakat, terutama konsumen yang melakukan pembelian melalui sistem pembayaran cash on delivery (COD).
“Kami minta agar pemerintah menertibkan akun live TikTok yang diduga menjual hp murah dengan mencatut brand ternama, seperti merek Samsung dan Oppo, serta merek-merek ternama lainnya. Karena sangat merugikan konsumen. Sebab barang yang dikirim tidak sesuai dengan spek yang diperlihatkan saat live,” kata Syarif, Jumat (22/5/2026).
Menurut dia, banyak masyarakat yang telah menjadi korban setelah tergiur harga murah dan tampilan produk yang diperlihatkan saat live TikTok. Setelah barang diterima, produk yang datang justru berbeda dari promosi yang ditayangkan.
Ia menilai Kemkomdigi perlu segera mengambil langkah tegas terhadap akun-akun yang diduga menjalankan praktik tersebut agar tidak semakin banyak masyarakat dirugikan.
“Kemkomdigi harus menindak akun-akun live TikTok tersebut, jika dibiarkan maka akan lebih banyak masyarakat Indonesia yang dirugikan dari praktik live TikTok menjual barang yang tidak sesuai spesifikasi ketika diterima oleh pelanggan,” ujarnya.
Selain pemerintah, Syarif juga meminta aparat kepolisian mengusut dugaan penipuan yang dilakukan melalui media sosial, khususnya lewat fitur live TikTok.
Menurutnya, penggunaan merek terkenal untuk meyakinkan calon pembeli dapat menyesatkan masyarakat dan berpotensi masuk ke ranah pidana. Selain itu, perusahaan yang memproduksi hp merek ternama juga turut dirugikan.
“Polisi diminta jangan diam, perbuatan menipu sudah masuk ke ranah pidana, apalagi pelaku menjual merek ternama untuk meyakinkan masyarakat untuk memesan produk yang pelaku jual. Ini sangat penting agar dugaan praktik penipuan lewat live TikTok tidak semakin meluas,” jelasnya.
Ia turut mengungkap salah satu akun yang diduga melakukan praktik tersebut, yakni akun TikTok bernama @raisaflloiz dengan nama toko hondzdfwbshop. Akun itu disebut melakukan siaran langsung pada Kamis (21/5/2026) malam.
Dalam siaran tersebut, pelaku memperlihatkan ponsel Android bermerek ternama untuk meyakinkan calon pembeli. Bahkan, pelaku menampilkan tipe S24 Ultra beserta kotak berlogo Samsung saat menawarkan produk.
Sejumlah pembeli juga menyampaikan kekecewaan mereka melalui kolom ulasan pelanggan karena barang yang diterima dinilai tidak sesuai dengan promosi saat live berlangsung.
“Ga sesuai katanya samsung s24 pas datang entahlah merk apa? Ini bukan samsung ternyata pas live samsung padahal jelas bgt,” tulis akun y**i**a.
Keluhan serupa juga disampaikan akun lain bernama D**2 yang mengaku menerima produk berbeda dari yang ditawarkan saat siaran langsung.
“Kirain s24ultra Samsung nga tau nya sumsang modolll Modoll,” tulisnya.[]
