ADVERTISEMENT

HUT Abdya ke-24, 17 Pesantren Ikuti Lomba Dalail Khairat di Masjid Agung Baitul Ghafur

Para santri mengikuti lomba Dalail Khairat di Masjid Agung Baitul Ghafur, Blangpidie, dalam rangka memeriahkan HUT ke-24 Abdya, Selasa (14/4/2026). [Foto: Fitria Maisir].
Ringkasan Berita
  • HUT Abdya ke-24 diramaikan lomba Dalail Khairat di Masjid Agung Baitul Ghafur.
  • Sebanyak 17 pesantren ikut serta dalam kegiatan yang berlangsung empat hari.
  • Pemkab Abdya menekankan pentingnya pembangunan spiritual selain fisik.

Inisiatif Logo, Blangpidie — Semarak peringatan hari ulang tahun ke-24 Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diwarnai dengan nuansa religius. Sebanyak 17 pesantren dari berbagai kecamatan ambil bagian dalam perlombaan Dalail Khairat yang digelar di Masjid Agung Baitul Ghafur, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian utama dalam peringatan HUT Abdya, sekaligus upaya memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

Pembukaan lomba dilakukan oleh Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli, yang turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, jajaran pemerintah kabupaten, pimpinan dayah dan pesantren, tokoh masyarakat, serta para peserta.

Sebanyak 17 pesantren dijadwalkan mengikuti perlombaan yang berlangsung selama empat hari sejak malam pembukaan. Suasana khidmat dan penuh semangat tampak menyelimuti masjid kebanggaan masyarakat Abdya tersebut.

ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya, Zaman Akli mengapresiasi peran Dinas Pendidikan Dayah Abdya dan panitia pelaksana yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa perlombaan Dalail Khairat bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari penguatan program unggulan daerah di bidang keagamaan.

“Pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat,” kata Zaman.

ADVERTISEMENT

Ia juga menyoroti pentingnya Dalail Khairat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus sarana pembinaan akhlak generasi muda, khususnya para santri.

Menurutnya, momentum HUT Abdya ke-24 harus dimaknai sebagai upaya membangun daerah yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga kuat secara nilai-nilai spiritual dan moral.

Pemerintah daerah berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi yang unggul secara intelektual sekaligus memiliki karakter dan akhlak yang baik.

ADVERTISEMENT

Kepada para peserta, Zaman berpesan agar mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan ajang ini sebagai sarana meningkatkan kemampuan serta memperdalam kecintaan kepada Rasulullah.

Ia kemudian secara resmi membuka perlombaan dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”.

Dengan atmosfer religius yang kuat, lomba Dalail Khairat ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat ukhuwah serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat Abdya, sejalan dengan semangat peringatan hari jadi ke-24 kabupaten tersebut.[]

Editor : Yurisman
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tutup