ADVERTISEMENT

Trump Setuju Israel Serang Program Rudal Iran Bila Negosiasi Gagal

residen AS Donald Trump menyambut pemimpin Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat (4/2/2025). [Foto: ANATARA]
Ringkasan Berita
  • Trump dikabarkan menyatakan siap mendukung serangan Israel terhadap program rudal balistik Iran jika negosiasi AS-Iran gagal.
  • Pemerintah AS disebut membahas cara memfasilitasi serangan, termasuk dukungan teknis, meski beberapa negara menolak wilayah udaranya dipakai.
  • AS meningkatkan kehadiran militer di Timur Tengah, sementara perundingan nuklir Iran-AS dijadwalkan berlangsung di Jenewa.

Inisiatif Logo, Doha — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan menyatakan siap mendukung serangan Israel terhadap program rudal balistik Iran apabila negosiasi antara Washington dan Teheran gagal mencapai kesepakatan.

Kabar itu dilaporkan media AS, CBS News, pada Minggu (15/2), mengutip sejumlah sumber yang mengetahui pembicaraan Trump saat bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Desember lalu.

ADVERTISEMENT

Dalam laporan tersebut, Trump disebut menyampaikan dukungan terhadap opsi militer Israel sebagai langkah lanjutan jika jalur diplomasi tidak menghasilkan titik temu.

Menariknya, pembahasan di internal pemerintahan AS disebut sudah bergeser. Bukan lagi soal apakah Israel akan menyerang Iran, melainkan bagaimana Amerika Serikat dapat membantu memfasilitasi operasi itu secara teknis dan diplomatik.

ADVERTISEMENT

CBS News menyebut, kerja sama yang dibahas mencakup dukungan pengisian bahan bakar di udara bagi pesawat tempur Israel guna memperluas jangkauan operasi. Selain itu, AS juga dikabarkan berupaya memperoleh izin lintas udara dari negara-negara di sekitar Iran untuk mempermudah misi serangan.

Namun, upaya tersebut menghadapi kendala. Yordania, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab dilaporkan telah menyatakan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya digunakan untuk menyerang Iran.

ADVERTISEMENT

Di tengah situasi tersebut, Amerika Serikat juga meningkatkan keberadaan militernya di kawasan Timur Tengah. Salah satunya dengan mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln dan merencanakan pengiriman kapal induk USS Gerald R. Ford.

Sementara itu, putaran kedua perundingan Iran-AS terkait program senjata nuklir Iran dijadwalkan berlangsung di Jenewa pada Selasa (17/2). Perundingan ini akan melibatkan Oman sebagai mediator.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan bahwa Trump masih mengutamakan jalur diplomasi dalam menangani isu Iran.

ADVERTISEMENT

“Utamanya tetap diplomasi,” kata Rubio.

Rubio juga menyebut utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner tengah melakukan perjalanan untuk menghadiri pertemuan penting terkait agenda tersebut.

“Kita lihat nanti apa hasilnya,” ujar Rubio.[]

Editor : Ikbal Fanika
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tutup