ADVERTISEMENT

Safaruddin Kembali Nahkodai PBSI Aceh, Target Prestasi PON 2028

Safaruddin kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PBSI Aceh periode 2026–2030 dalam Musprov PBSI Aceh di Muraya Hotel, Banda Aceh, Jumat (7/2/2026). [Foto: Istimewa].
Ringkasan Berita
  • Dr. Safaruddin kembali terpilih sebagai Ketua Umum PBSI Aceh periode 2026–2030 secara aklamasi dalam Musprov PBSI Aceh di Muraya Hotel, Banda Aceh, Jumat (7/2/2026).
  • Safaruddin mendapat dukungan penuh dari 23 pengurus PBSI kabupaten/kota se-Aceh, sebagai bentuk kepercayaan untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi.
  • Musprov turut dihadiri tokoh olahraga nasional seperti Ricky Soebagja dan Tontowi Ahmad, dengan fokus pembahasan pada pembinaan atlet serta target prestasi menuju PON 2028.

Inisiatif Logo, Banda Aceh — Dr. Safaruddin, S.Sos., M.S.P kembali dipercaya memimpin Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Aceh untuk periode 2026–2030. Safaruddin terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PBSI Aceh yang berlangsung di Muraya Hotel, Banda Aceh, Jumat (7/2/2026).

Dukungan terhadap Safaruddin datang secara bulat dari seluruh perwakilan 23 pengurus PBSI kabupaten/kota se-Aceh. Aklamasi tersebut menegaskan kuatnya kepercayaan insan bulutangkis Aceh terhadap kepemimpinan Safaruddin untuk kembali melanjutkan roda organisasi.

ADVERTISEMENT

Musprov PBSI Aceh kali ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting olahraga. Hadir Ketua Umum KONI Aceh Pon Yahya, Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagja—peraih medali emas Olimpiade—serta legenda bulutangkis nasional Tontowi Ahmad.

Dalam sambutannya, Safaruddin yang juga menjabat sebagai Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) menegaskan komitmennya untuk memajukan PBSI Aceh melalui program pembinaan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

Ia menyampaikan, kepengurusan ke depan akan menitikberatkan pada peningkatan kualitas pembinaan atlet, penguatan pembinaan usia dini, serta mendorong prestasi atlet Aceh agar mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Aceh Pon Yahya menekankan pentingnya penguatan sistem latihan atlet secara konsisten.

ADVERTISEMENT

Ia juga meminta PBSI Aceh menjaga prestasi yang sudah diraih, termasuk mempertahankan target medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang dijadwalkan berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagja menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Safaruddin. Ia menilai pembangunan GOR PBSI di Aceh serta rencana penyelenggaraan Sirkuit Nasional bulutangkis di Aceh merupakan bukti nyata komitmen pengurus dalam membangun ekosistem bulutangkis daerah.

Ricky menilai, langkah tersebut menunjukkan perhatian serius terhadap pembinaan atlet serta penguatan jalur prestasi secara terencana.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Ricky juga memotivasi jajaran pengurus PBSI Aceh dengan membagikan pengalaman dan semangat juang, seraya mendorong pembinaan atlet dilakukan secara profesional, terukur, dan berkesinambungan.

Dengan terpilihnya kembali Dr. Safaruddin sebagai Ketua Umum PBSI Aceh periode 2026–2030, PBSI Aceh diharapkan semakin solid dalam memperkuat pembinaan, memperluas kompetisi, serta melahirkan atlet-atlet bulutangkis yang mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional maupun internasional.[]

Editor : Yurisman
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tutup