Perumdam Tirta Abdya Kirim Tim Teknisi Bantu Pemulihan Air Bersih di Linge Aceh Tengah
- Perumdam Tirta Aceh Barat Daya mengirim tim relawan teknisi ke Kecamatan Linge, Aceh Tengah, untuk memperbaiki jaringan distribusi air bersih pascabanjir bandang.
- Perbaikan difokuskan pada empat desa terdampak parah, yakni Kute Reje, Jamat, Lhongskiner, dan Kute Payung.
- Selain pekerjaan teknis, tim juga terlibat dalam kegiatan kemanusiaan bersama RTIK, termasuk penyaluran bantuan kesehatan dan kebutuhan pokok.
, Blangpidie — Perumdam Tirta Aceh Barat Daya (Abdya) mengerahkan tim relawan teknisi ke Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, untuk membantu pemulihan jaringan distribusi air bersih pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumdam Tirta Abdya, Riza Ariffiandi, menyebut langkah tersebut sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian perusahaan daerah terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana alam.
“Sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabanjir bandang di Aceh, Perumdam Tirta Abdya menurunkan tim relawan teknisi guna memperbaiki sistem distribusi air bersih di Kecamatan Linge, Aceh Tengah,” kata Riza, Sabtu (7/2/2026).
Ia menjelaskan, perbaikan difokuskan pada empat desa yang mengalami kerusakan cukup parah pada sarana air bersih, yakni Desa Kute Reje, Desa Jamat, Desa Lhongskiner, dan Desa Kute Payung.
Menurut Riza, terganggunya jaringan air bersih akibat bencana berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan dasar warga. Oleh karena itu, pemulihan infrastruktur air menjadi salah satu prioritas utama dalam masa tanggap darurat.
Selain melakukan pekerjaan teknis, tim Perumdam Tirta Abdya juga terlibat dalam kegiatan kemanusiaan bersama Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK).
“Tim kami turut mendampingi relawan RTIK dalam penyaluran bantuan berupa alat kesehatan dan kebutuhan pokok ke Desa Kute Payung,” ujarnya.
Riza berharap, sinergi antarwilayah dan kolaborasi lintas komunitas tersebut dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di Aceh.
“Harapannya, bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan layanan dasar, terutama akses air bersih,” tutupnya.[]
