ADVERTISEMENT

MUQ Aceh Selatan Buka Jalur Kuliah ke Al-Azhar Kairo Mesir, Jajaki Kerja Sama dengan NILC

Pimpinan Pesantren MUQ Aceh Selatan bersilaturahmi ke Nurul Ikhwah Learning Centre (NILC) Meulaboh, Senin (9/2/2026), guna membuka peluang kerja sama studi santri ke Universitas Al-Azhar Kairo. [Foto untuk INISIATIF.CO].
Ringkasan Berita
  • MUQ Aceh Selatan mempercepat pembenahan administrasi dan menargetkan loncatan Akreditasi B setelah izin operasional terbit tahun 2024.
  • Pesantren menjajaki kerja sama dengan NILC Meulaboh sebagai mediator jalur kuliah ke Timur Tengah, khususnya Universitas Al-Azhar Kairo.
  • MUQ ingin menyiapkan kurikulum lebih matang agar santri hafal 30 juz memiliki jalur beasiswa yang jelas, terarah, dan berkelanjutan.

Inisiatif Logo, Aceh Selatan — Pesantren Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Aceh Selatan terus memperkuat langkah menuju pesantren modern berdaya saing global. Setelah izin operasional perdana terbit dari Kementerian Agama RI pada 2024, jajaran pimpinan pesantren bergerak cepat membenahi administrasi, memperkuat kelembagaan, hingga membuka akses kerja sama pendidikan internasional.

Direktur MUQ Aceh Selatan, Dr. (Cand). Tgk. Muhammad Ridho Agung, S.Pd., M.Ag, menyebut pihaknya saat ini tengah mengebut proses akreditasi melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Aceh Nomor 400.8/1288/2025.

ADVERTISEMENT

MUQ Aceh Selatan menargetkan loncatan langsung meraih Akreditasi B, sebagai bagian dari upaya mempercepat pembenahan tata kelola pesantren yang selama hampir satu dekade terakhir mengalami kendala administrasi.

Percepatan ini dinilai penting agar pesantren memiliki akses kelembagaan yang lebih kuat untuk mengembangkan fasilitas serta kualitas pendidikan santri.

ADVERTISEMENT

Pesantren MUQ Aceh Selatan yang berada di bawah binaan Dinas Pendidikan Dayah Aceh Selatan melalui Yayasan Ulumul Qur’an Aceh Selatan juga terus didorong untuk berkembang secara kreatif melalui kolaborasi dengan mitra eksternal.

Langkah ini bukan sekadar memperkuat jaringan, tetapi juga menjadi strategi percepatan pembangunan pesantren, termasuk peningkatan kualitas pembelajaran dan peluang studi santri ke luar negeri.

ADVERTISEMENT

Pada tahun 2025, MUQ Aceh Selatan bahkan mencatat sejarah dengan menjadi tuan rumah Program International Education Expo. Kegiatan tersebut menghadirkan mahasiswa dan santri yang sedang menempuh studi di Timur Tengah dan Eropa, sekaligus memotivasi santri MUQAS untuk mempersiapkan diri menuju pendidikan global dengan bekal utama Al-Qur’an.

MUQ Aceh Selatan Incar Jalur Al-Azhar, Silaturahmi ke NILC Meulaboh

Memasuki awal 2026, MUQ Aceh Selatan mengambil langkah konkret dengan membuka jalur kerja sama strategis untuk mengantarkan santri dan alumni melanjutkan studi ke Timur Tengah, khususnya Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, serta kampus-kampus lainnya.

Pada Senin, 9 Februari 2026 M / 21 Sya’ban 1447 H, pimpinan Pesantren MUQ Aceh Selatan yang dipimpin langsung oleh Tgk. Dr. (Cand). Muhammad Ridho Agung, S.Pd., M.Ag, didampingi Kepala Pengajaran dan Kurikulum Tahfidz Ust. Muhammad Ragil Ichfa, Lc, serta Kepala Pengasuhan Asrama Ust. Rosul Pilihan Daulay, M.Pd, bersama rombongan santri, melakukan silaturahmi ke Kota Meulaboh.

ADVERTISEMENT

Rombongan disambut oleh Ust. H. Surianto Sudirman, Lc., M.A, Pimpinan Nurul Ikhwah Learning Centre (NILC), sebuah lembaga yang dikenal sebagai mediator kuliah ke Timur Tengah, khususnya Universitas Al-Azhar Kairo.

NILC tercatat telah meloloskan puluhan santri asal Aceh untuk melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar dari tahun ke tahun, dengan capaian tertinggi sebanyak 21 orang pada tahun 2025.

Program utama NILC meliputi pengajaran keilmuan, kursus Bahasa Arab, bimbingan tahdid mustawa, persiapan seleksi administrasi Universitas Al-Azhar, hingga pendampingan selama proses perkuliahan.

Lembaga ini fokus pada pembinaan calon pelajar lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah.

Direktur MUQ Aceh Selatan menyampaikan bahwa santri dan alumni MUQ Aceh Selatan yang telah menghafal 30 juz Al-Qur’an memiliki modal dan kompetensi luar biasa untuk melanjutkan studi ke Timur Tengah. Namun selama ini, keterbatasan akses mediator yang andal menjadi salah satu kendala utama.

“Pertemuan ini menjadi langkah penting agar kami mengetahui sejak dini apa saja persiapan yang harus dikuasai santri yang ingin kuliah ke Timur Tengah dengan jalur beasiswa. Dengan demikian, kurikulum pesantren dapat disiapkan lebih matang, termasuk penguatan SDM seperti tenaga musyrifah Bahasa Arab,” ujarnya.

Ia berharap, melalui kerja sama intensif antara MUQ Aceh Selatan dan Nurul Ikhwah Learning Centre, terbuka jalan bagi para penghafal Al-Qur’an alumni SMA Plus Ulumul Qur’an Aceh Selatan untuk menuntut ilmu di kampus-kampus Islam tertua di dunia.

“Ini adalah ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi ulama dan intelektual Muslim yang akan memajukan peradaban Islam dari Aceh Selatan untuk dunia, bersama Al-Qur’an,” tegasnya.

Ridho juga menekankan bahwa upaya tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari orang tua wali santri, guru, yayasan, hingga pemerintah setempat.

Sementara itu, Pimpinan NILC, Ust. H. Surianto Sudirman, Lc., M.A, menyambut baik silaturahmi dan rencana kerja sama tersebut.

“Berangkat dari pengalaman sulitnya para pelajar mengakses pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Mesir, NILC hadir untuk memudahkan putra-putri lulusan pesantren dan sekolah umum agar dapat melanjutkan studi ke Al-Azhar Kairo. Insya Allah,” tuturnya.[]

Editor : Ikbal Fanika
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tutup