Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan keputusan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Aceh.
Adapun pejabat yang dilantik yakni T. Banta Nuzullah, S.Pd sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh (Eselon II.a), Muhammad Junaidi, SH, MH sebagai Kepala Sekretariat Majelis Adat Aceh (Eselon II.b), serta Gamal Abdul Nasir, S.STP, MM sebagai Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Aceh (Eselon II.b).
Usai pengambilan sumpah jabatan, Mualem menegaskan pentingnya kinerja yang optimal serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah jabatan.
“Kerja yang baik dan bertanggung jawab. Segera selesaikan dan benahi hal-hal dalam pemerintahan,” ujar Mualem.
Ia juga menyoroti penerapan pola kerja empat hari dalam sepekan yang saat ini dijalankan di lingkungan Pemerintah Aceh. Menurutnya, kebijakan tersebut menuntut para pejabat untuk tetap menjaga bahkan meningkatkan produktivitas kerja.
“Apalagi sekarang kerja di kantor empat hari seminggu, karena itu harus dipacu,” tegasnya.
Selain kinerja, Mualem turut menekankan pentingnya percepatan penyerapan anggaran melalui pelaksanaan program-program strategis yang telah direncanakan. Ia berharap penggunaan anggaran dapat memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.
“Sebanyak mungkin habiskan anggaran, jalankan program agar anggaran tahun ini terserap semaksimal mungkin dan berdampak pada ekonomi masyarakat,” katanya.
Dalam arahannya, Mualem juga menaruh harapan besar kepada para pejabat yang baru dilantik untuk berperan aktif dalam mendorong kemajuan daerah selama masa jabatan ke depan.
“Ini harapan kita semua supaya Aceh lebih baik dan maju. Selama empat tahun ke depan, bapak-bapaklah yang ikut berperan mengayomi Aceh,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Marlina Muzakir, para Asisten Sekda Aceh, Staf Ahli Gubernur, seluruh Kepala SKPA, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Malahayati.[]