ADVERTISEMENT

Isu BBM Naik April 2026, Ini Penjelasan Menteri ESDM dan Pertamina

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. [Foto Dok. Golkar].
Ringkasan Berita
  • Bahlil Lahadalia menegaskan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar global.
  • Pemerintah tetap memprioritaskan perlindungan masyarakat melalui BBM subsidi.
  • PT Pertamina memastikan belum ada kenaikan harga BBM per April 2026.

Inisiatif Logo, Jakarta — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa harga BBM nonsubsidi di Indonesia telah diatur melalui regulasi dan menyesuaikan dengan dinamika harga energi global.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil usai menghadiri Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo, Senin, sebagai respons atas isu kenaikan BBM nonsubsidi sekitar 10 persen yang disebut-sebut akan berlaku mulai April 2026.

ADVERTISEMENT

“Di Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022 itu telah mengatur dua formulasi tentang harga BBM. Satu harga BBM industri dan satu nonindustri. Kalau yang industri tanpa diumumkan pun dia terus terjadi berdasarkan harga pasar,” kata Bahlil.

Bahlil menjelaskan, BBM nonsubsidi seperti RON 95 dan RON 98 umumnya digunakan oleh sektor industri dan masyarakat dengan kemampuan ekonomi tertentu.

ADVERTISEMENT

Karena itu, harga BBM jenis ini mengikuti mekanisme pasar dan tidak membebani anggaran negara, lantaran tidak termasuk dalam skema subsidi pemerintah.

Meski demikian, pemerintah tetap memprioritaskan perlindungan masyarakat melalui kebijakan BBM bersubsidi.

ADVERTISEMENT

Bahlil menambahkan bahwa keputusan terkait harga BBM subsidi berada di tangan Prabowo Subianto, yang akan mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional dan daya beli masyarakat.

“Saya katakan bahwa subsidi tunggu tanggal mainnya. Insyaallah saya yakinkan bahwa Bapak Presiden dalam membuat kebijakan selalu mempertimbangkan dan memprioritaskan tentang kondisi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, PT Pertamina melalui Vice President Corporate Communication, Muhammad Baron, menegaskan belum ada keputusan resmi terkait perubahan harga BBM, termasuk Pertamax, per 1 April 2026.

ADVERTISEMENT

“Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026,” ujar Baron.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial dan selalu merujuk pada sumber resmi.[]

Editor : Ikbal Fanika
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tutup