58,7 Hektare Lahan Terbakar di Aceh Barat Berhasil Dipadamkan
- BPBD Aceh Barat menyatakan seluruh titik karhutla di tujuh kecamatan padam 100 persen per 7 Februari 2026.
- Total luas lahan terdampak kebakaran sejak 15 Januari 2026 mencapai 58,7 hektare.
- Meski padam, BPBD menegaskan pemantauan intensif tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.
, Meulaboh — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat memastikan seluruh titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tersebar di tujuh kecamatan di wilayah tersebut telah berhasil dipadamkan.
Dalam laporan pembaruan per Sabtu (7/2/2026) pukul 19.30 WIB, BPBD mencatat total luas lahan yang terdampak karhutla sejak pertengahan Januari 2026 mencapai 58,7 hektare.
“Alhamdulillah, seluruh titik api di tujuh kecamatan sudah padam 100 persen. Namun tim Pusdalops-PB tetap melakukan pemantauan intensif untuk mengantisipasi munculnya titik api baru,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, T. Ronald Nehdiansyah.
BPBD mencatat, karhutla terjadi di tujuh kecamatan, yakni Johan Pahlawan, Woyla, Woyla Barat, Meureubo, Pante Ceureumen, Bubon, dan Kaway XVI.
Di Kecamatan Johan Pahlawan, kebakaran terpantau di sejumlah gampong, yaitu Gampong Lapang (Ujong Beurasok), Suak Raya, dan Suak Nie.
Sementara di Kecamatan Woyla, kebakaran terjadi di Gampong Aron Baroh. Di Kecamatan Woyla Barat, titik kebakaran meliputi Blang Luah LM, Napai, Blang Cot Mameh, dan Blang Cot Rubek.
Selanjutnya, di Kecamatan Meureubo, kebakaran dilaporkan terjadi di Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, dan Ranto Panyang Timur. Di Kecamatan Pante Ceureumen, karhutla terjadi di Pulo Teungoh Manjeng.
Sedangkan di Kecamatan Bubon, kebakaran terjadi di Gampong Peulante, dan di Kecamatan Kaway XVI terpantau di Gampong Meunasah Rambot.
Peristiwa karhutla pertama kali dilaporkan warga pada Kamis, 15 Januari 2026 sekitar pukul 15.45 WIB, di Gampong Lapang, tepatnya kawasan Ujong Beurasok.
Saat itu, tim Pusdalops-PB BPBD Aceh Barat langsung turun ke lokasi dan menemukan dua titik api.
Sehari kemudian, Jumat (16/1/2026), BPBD kembali melakukan pemadaman dan menerima laporan kebakaran lain di Gampong Suak Raya.
Selanjutnya, pada 23 Januari 2026, laporan kebakaran juga diterima dari Gampong Aron Baroh, Kecamatan Woyla, serta dari Gampong Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo.
Meski seluruh titik api sudah dipastikan padam, BPBD Aceh Barat menegaskan pihaknya tetap melakukan pemantauan intensif untuk mencegah munculnya titik api baru, terutama di wilayah yang sebelumnya terdampak.[]
