ADVERTISEMENT

174 Rumah di Lamkuta Terima Daging Meugang Gratis dari Aparatur Gampong

Keuchik Gampong Lamkuta, Thaibah, bersama perangkat gampong, membagikan daging gratis secara door to door guna memastikan distribusi berjalan tertib dan merata. (Foto: Fitria Maisir/INISIATIF.CO)
Ringkasan Berita
  • Aparatur Gampong Lamkuta menyisihkan sebagian gaji untuk membeli dua ekor sapi yang dibagikan sebagai daging meugang gratis kepada 174 kepala keluarga.
  • Program ini digagas Keuchik Thaibah sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat kebersamaan menjelang tradisi meugang.
  • Warga menyambut positif kegiatan tersebut karena membantu meringankan beban ekonomi sekaligus menjaga tradisi dan nilai gotong royong.

Inisiatif Logo, Blangpidie – Menjelang tradisi meugang, aparatur Gampong Lamkuta, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menunjukkan aksi solidaritas sosial dengan menyisihkan sebagian gaji mereka untuk masyarakat.

Dana yang dikumpulkan digunakan untuk membeli dua ekor sapi, yang kemudian disembelih dan dibagikan kepada warga dalam bentuk daging meugang gratis. Sebanyak 174 Rumah menerima bagian dengan porsi yang sama.

ADVERTISEMENT

Program ini digagas oleh Keuchik Gampong Lamkuta, Thaibah, bersama perangkat gampong. Ia mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian aparatur terhadap masyarakat, khususnya menjelang momen penting bagi warga Aceh.

“Kami sepakat menyisihkan sebagian gaji untuk membeli sapi, lalu membagikan dagingnya kepada seluruh warga agar semua bisa menikmati meugang,” ujar Thaibah, Selasa (17/3/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, meugang bukan sekadar tradisi makan daging, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan dan silaturahmi di tengah masyarakat.

Pembagian daging dilakukan secara door to door guna memastikan distribusi berjalan tertib dan merata. Aparatur gampong mendatangi rumah warga satu per satu sambil menyerahkan paket daging yang telah dikemas.

ADVERTISEMENT

Proses tersebut turut disaksikan sejumlah unsur, seperti Ketua Tuha Peut Gampong Lamkuta Ridwan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perangkat gampong lainnya untuk menjaga transparansi dan kepercayaan publik.

Ridwan mengapresiasi langkah aparatur gampong yang dinilai menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat.

“Mereka menyisihkan gaji pribadi demi membantu warga menikmati daging meugang. Ini patut diapresiasi,” katanya.

ADVERTISEMENT

Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya semangat gotong royong yang masih terjaga di tingkat gampong, serta layak menjadi contoh bagi wilayah lain.

Warga pun menyambut program ini dengan penuh syukur. Bantuan daging dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga yang tengah menghadapi keterbatasan ekonomi.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Kami tetap bisa merasakan suasana meugang bersama keluarga,” ujar Maimun, salah seorang warga.

Sebagai tradisi khas Aceh, meugang biasanya dilakukan menjelang Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha, di mana masyarakat memasak daging untuk dinikmati bersama keluarga.

Inisiatif aparatur Gampong Lamkuta ini memperlihatkan bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian sosial masih terjaga, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah gampong dan masyarakat.[]

Editor : Yurisman
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tutup