Satu-satunya Calon, Zulkarnain Melenggang Mulus Menuju Ketua KONI Abdya
- Zulkarnain resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Aceh Barat Daya periode 2026–2029 dengan dukungan 23 dari 24 cabang olahraga aktif.
- Dengan dukungan mayoritas cabor, Zulkarnain menjadi satu-satunya calon yang memenuhi syarat dan berpeluang besar terpilih secara aklamasi.
- Tim Penjaringan menegaskan seluruh dukungan akan diverifikasi, sementara Musorkablub KONI Abdya dijadwalkan berlangsung pada 8 Januari 2026.
, Blangpidie — Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh Barat Daya (Abdya), Zulkarnain, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Abdya masa bakti 2026–2029.
Dengan mengantongi dukungan mayoritas cabang olahraga (cabor) aktif, Zulkarnain yang akrab disapa Ukra berpeluang besar terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Abdya yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Januari 2026.
Pendaftaran Zulkarnain dilakukan pada Senin (5/1/2026) malam, sekitar pukul 21.40 WIB, di Sekretariat KONI Abdya, Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie. Ia datang di dampingi Zulfan Awenk serta Anton Sumarno, dan sejumlah Ketua Cabor lainnya
Berkas pendaftaran diterima langsung oleh anggota tim penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua Umum KONI Abdya, Jiwa Sagara, bersama SM Rizka Nazarullah, Helmi, dan Wisman.
Tim Penjaringan menyatakan seluruh dokumen administrasi yang diserahkan telah diterima dan selanjutnya akan melalui tahapan verifikasi sesuai ketentuan organisasi.
Berdasarkan data sementara Tim Penjaringan, dari total 24 cabang olahraga aktif yang memiliki hak suara di KONI Abdya, sebanyak 23 cabor telah menyatakan dukungan kepada Zulkarnain. Jumlah tersebut telah melampaui syarat minimal pencalonan, yakni 30 persen dari total cabor pemilik suara.
Meski demikian, Tim Penjaringan menegaskan dukungan tersebut tetap akan diverifikasi untuk memastikan keabsahan administrasi serta keaktifan masing-masing cabor.
“Seluruh dukungan yang masuk akan diverifikasi kembali, baik secara administratif maupun keaktifan cabang olahraga,” kata Jiwa Sagara.
Dengan konfigurasi dukungan yang ada, Zulkarnain menjadi satu-satunya bakal calon yang memenuhi syarat hingga batas akhir pendaftaran. Kondisi ini memperbesar peluangnya untuk terpilih secara aklamasi dalam Musorkablub mendatang.
Jiwa Sagara juga menjelaskan bahwa peserta Musorkablub KONI Abdya telah ditetapkan berdasarkan kesepakatan dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) sebelumnya. Hanya cabang olahraga yang aktif dan terdaftar secara resmi yang berhak mengikuti forum tersebut.
“Data keaktifan cabor akan menjadi perhatian serius panitia. Verifikasi dilakukan agar Musorkablub berjalan sah dan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun organisatoris,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KONI Abdya, Rusman Alian, menegaskan bahwa meski hanya satu bakal calon yang mendaftar, seluruh tahapan tetap dilaksanakan sesuai mekanisme dan aturan organisasi.
“Walaupun calon hanya satu orang, seluruh proses tetap berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan berdasarkan hasil Rakerkab dan AD/ART KONI. Pendaftaran kami tutup malam ini pukul 00.00 WIB,” kata Rusman.
Musorkablub KONI Abdya dijadwalkan menjadi agenda penetapan Ketua Umum KONI Abdya periode 2026–2029, sekaligus menentukan arah pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi di Aceh Barat Daya ke depan.[]
