ADVERTISEMENT

Polisi Selidiki Dugaan Penimbunan Solar di Tambang Abdya

Caption Foto: Petugas Sat Reskrim Polres Abdya melakukan pemeriksaan di area tambang rakyat di Desa Alue Peunawa, Kecamatan Babah Rot, Kamis (9/4/2026). [Foto: Dok. Humas Polres Abdya].
Ringkasan Berita
  • Polisi melakukan inspeksi tambang di Babah Rot terkait dugaan penimbunan solar subsidi.
  • Hasil sementara tidak ditemukan indikasi pelanggaran atau penimbunan BBM.
  • Penyelidikan tetap berlanjut dengan fokus pada rantai distribusi BBM subsidi.

Inisiatif Logo, Blangpidie — Aparat kepolisian turun langsung menyelidiki dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di kawasan tambang rakyat di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat terkait potensi penimbunan yang dinilai merugikan negara.

ADVERTISEMENT

Personel Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Abdya melakukan inspeksi ke lokasi tambang di Desa Alue Peunawa, Kecamatan Babah Rot, Kamis (9/4/2026).

Pemeriksaan dipimpin oleh IPTU Deva Reynaldi Wirsa dengan menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan.

ADVERTISEMENT

Petugas melakukan pengecekan menyeluruh, mencakup area tambang, bangunan penunjang, kendaraan operasional, hingga tempat penyimpanan BBM seperti jerigen, drum, dan tangki.

Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto melalui Kasat Reskrim AKP Wahyudi menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif sekaligus tindak lanjut cepat atas laporan warga.

ADVERTISEMENT

“Seluruh area yang dicurigai telah kami periksa secara detail untuk memastikan ada atau tidaknya praktik penimbunan BBM subsidi,” ujar Wahyudi dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, polisi belum menemukan adanya indikasi penimbunan solar dalam jumlah besar. Tidak ditemukan pula tanda-tanda penyimpanan BBM yang melebihi kebutuhan operasional tambang.

Hasil klarifikasi terhadap pemilik tambang dan masyarakat sekitar juga menguatkan bahwa penggunaan solar masih dalam batas wajar untuk menunjang aktivitas harian.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, penyelidikan tidak berhenti pada tahap tersebut. Kepolisian memastikan akan terus menelusuri rantai distribusi BBM subsidi guna mengantisipasi potensi penyimpangan di tingkat lain.

“Proses penyelidikan masih berjalan untuk memastikan tidak ada celah penyalahgunaan,” tutup Wahyudi.[]

Editor : Yurisman
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
inisiatifberdampak
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tutup