Jelang Idul Fitri, Kapolres Abdya Ingatkan Warga Waspada Penipuan Digital
- Kapolres Abdya mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan yang marak menjelang Idul Fitri.
- Modus yang diwaspadai meliputi penipuan uang palsu, flash sale fiktif, phishing berkedok ucapan Lebaran, hingga donasi dan zakat palsu.
- Masyarakat diimbau bertransaksi melalui jalur resmi, tidak membagikan data pribadi atau OTP, serta segera melapor ke polisi atau call center 110 jika menemukan indikasi penipuan.
, Blangpidie – Kapolres Aceh Barat Daya (Abdya), AKBP Agus Sulistianto, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan menjelang Hari Raya Idul Fitri, terutama penipuan berbasis digital.
Imbauan tersebut disampaikan melalui materi sosialisasi yang beredar di tengah masyarakat, yang dikutip , Selasa (17/3/2026).
Agus mengatakan, momen menjelang Lebaran kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan karena meningkatnya aktivitas masyarakat, termasuk transaksi keuangan.
“Menjelang hari raya, aktivitas masyarakat meningkat. Kondisi ini sering dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan berbagai modus penipuan,” ujarnya.
Ia menyebutkan sejumlah modus yang perlu diwaspadai, mulai dari penipuan uang palsu, penawaran flash sale palsu, hingga phishing berkedok ucapan Lebaran. Selain itu, terdapat pula modus penggalangan zakat dan donasi fiktif yang menyasar masyarakat.
Pada kasus penipuan uang palsu, pelaku biasanya menawarkan jasa penukaran uang baru melalui jalur tidak resmi. Masyarakat diminta hanya melakukan penukaran di bank atau layanan resmi Bank Indonesia.
Sementara itu, pada modus flash sale palsu, pelaku menawarkan promo menarik di media sosial dan mengarahkan korban bertransaksi di luar platform resmi.
“Pastikan berbelanja melalui platform e-commerce resmi dan hindari transaksi di luar aplikasi,” kata Agus.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengklik tautan yang dikirim melalui pesan singkat atau media sosial. Modus phishing tersebut bertujuan mencuri data pribadi hingga menguras rekening korban.
Selain itu, masyarakat diminta lebih teliti dalam menyalurkan zakat atau donasi dengan memastikan lembaga penerima merupakan institusi resmi dan terpercaya.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa keaslian informasi dan rekening tujuan, memastikan validitas situs atau akun media sosial, serta tidak membagikan kode OTP kepada pihak mana pun.
Kapolres menegaskan, masyarakat yang menemukan indikasi penipuan atau menjadi korban segera melapor ke kepolisian atau melalui layanan call center 110 yang tersedia 24 jam.
“Dengan kewaspadaan bersama, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.[]
